Ada orang-orang yang sial, ada orang-orang yang beruntung, ada orang-orang yang lebih beruntung lagi. Semunya ada tingkatannya. Se sial apapun dirimu selalu ada yang lebih sial darimu. Seberuntung apapun dirimu. Selalu ada yang lebih beruntung darimu. Pilihanya kamu akan melihat ke yang lebih beruntung atau yang lebih sial darimu. Jika kamu berada di tengah-tengah. Saat kamu melihat ke yang lebih beruntung kamu akan sakit hati. tapi saat kamu melihat ke yang lebih sial kamu akan bersyukur. Pilih saja apa yang akan membuatmu terpacu atau yang akan membuatmu jatuh.
Tapi masalahnya bagaimana kamu meghadapi orang yang lebih beruntung darimu? Apaka kamu merasa kesal dan membencinya, karena iri padanya.
Lalu bagaimana bersikap pada orang yang lebih sial dari kita. Tentunya bukan memandang dia lebih rendah atau malah merendahkanya. Harus bersimpati padanya.
Yang hidup enak tetap hidup enak. Yang keja keras tetaplah kerja keras. Siapa yang lebih Bahagia?
Orang yang kerja keras selalu sibuk dengan hidupnya. Ia tidak memiliki banyak waktu untuk berpikir, untuk merasa iri. Sedangkan orang yang selalu berleha-leha, segalanya serba kekurangan akan selalu tidak merasa cukup. Terlalu banyak tuntutan dalam hidupnya.
Komentar
Posting Komentar